Belajar Kepemimpinan dengan Sikap Amanah dan Berakhlakul Karimah disaat Pandemi Covid-19

Oleh: Much Aulia Esa Setyawan, S.Pd.
 
Mempunyai jiwa kepemimpinan yang mumpuni merupakan salah satu upaya penting dalam membentuk karakter pemimpin yang berkualitas di kalangan generasi muda. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Di usia remaja biasanya masih berstatus sebagai seorang murid dimana tujuan mereka mendapatkan pemahaman mendalam tentang agama Islam, nilai-nilai moral, dan prinsip-prinsip kepemimpinan yang Islami. Salah satu aspek penting dalam latihan ini adalah pengenalan terhadap prinsip-prinsip moral dan etika dalam Islam. Siswa diajarkan tentang nilai-nilai seperti kejujuran, integritas, dan kasih sayang yang merupakan landasan utama dalam kepemimpinan Islami. Mereka juga diajarkan untuk menghormati perbedaan pendapat dan bersikap adil dalam berbagai situasi.

Mereka diajarkan bagaimana cara memimpin dengan bijak, mengambil keputusan yang tepat, dan mengelola konflik dengan baik. Melalui peran-play dan simulasi, siswa dapat mengasah kemampuan mereka dalam memimpin kelompok dengan efektif. Latihan dasar kepemimpinan agama Islam di jenjang SMP juga mengajarkan siswa tentang pentingnya tanggung jawab sosial. Mereka diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti program amal dan kegiatan kemanusiaan.
Terakhir, latihan ini juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang agama Islam itu sendiri. Siswa diajarkan tentang sejarah, ajaran, dan praktik-praktik dalam Islam. Ini dapat membantu mereka menjadi pemimpin yang lebih kompeten dalam memimpin komunitas Muslim dan berperan aktif dalam mempromosikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan latihan dasar kepemimpinan agama Islam di jenjang SMP memiliki peran penting dalam membentuk generasi pemimpin masa depan yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam, memiliki integritas moral, peduli, bertanggung jawab serta siap untuk berkontribusi positif dalam masyarakat.

Hal ini dapat membantu siswa menjadi pemimpin, setidaknya untuk dirinya sendiri. Untuk itu, sebagai ketua panitia LDK ini Much Aulia Esa Setyawan, S.Pd. yang juga sebagai guru PAI bekerjasama dengan Kesiswaan SMP Negeri 2 Salatiga menginisiasi kegiatan pelatihan dasar kepemimpinan khusus siswa muslim yang tergabung dalam Sie Kerohanian Islam (SKI) Amartha. Kegiatan yang diikuti 40 siswa muslim ini dibuka oleh Kepala SMPN 2 Salatiga, Mudjiati, M.Pd. Beliau memberikan sambutan bahwa untuk menjadi pemimpin bagi orang lain, seseorang harus menjadi pemimpin bagi diri sendiri dahulu sehingga akan  ada kecenderungan untuk dapat dipercaya. Sementara itu, kepercayaan adalah landasan utama seorang pemimpin yang beretika baik.

Kegiatan LDK ini selesai dalam 2 hari yang pembicara utama oleh motivator muda inspiratif, dr. Salma Karimah dimana beliau menyampaikan bahwa kesuksesan seorang pemimpin diawali dengan kemampuan mengenal diri sendiri, mengetahui kekuatan dan kelemahan diri. Putri wakil walikota Salatiga ini juga mengajarkan agar kita menyadari diri sendiri dengan bertanya pada diri sendiri siapa kita, dimana kita tinggal, dan apa tujuan hidup kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *