“Materi P5: Bapak Sampoerno Ajarkan Demokrasi Anti Hoax kepada Siswa Kelas 7 SMP N 2 Salatiga

“Materi P5: Bapak Sampoerno Ajarkan Demokrasi Anti Hoax kepada Siswa Kelas 7 SMP N 2 Salatiga
Dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang demokrasi dan mengajarkan cara mengenali dan menanggulangi hoax, Bapak Sampoerno, seorang dosen di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, memberikan materi yang menarik kepada siswa-siswa kelas 7.
Dengan penuh semangat, Bapak Sampoerno membuka sesi penyampaian materi yang disebut P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Materi yang disampaikan kali ini berkaitan dengan demokrasi anti hoax, suatu topik yang krusial dalam era informasi digital saat ini.
Dalam sesi tersebut, Bapak Sampoerno menggarisbawahi pentingnya demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Namun, dia juga menekankan bahwa demokrasi dapat terancam oleh penyebaran informasi palsu atau hoax yang dapat mempengaruhi persepsi dan keputusan masyarakat.
“Banyaknya informasi yang beredar di era digital ini membuat kita perlu waspada terhadap berita palsu yang bisa merusak demokrasi kita. Kita perlu mengembangkan kemampuan untuk membedakan mana informasi yang benar dan mana yang hoaks,” kata Bapak Sampoerno kepada para siswa.
Selain memberikan pengetahuan dasar tentang demokrasi, Bapak Sampoerno juga memberikan tips dan trik kepada siswa-siswa untuk mengenali hoax, termasuk dengan melakukan pengecekan fakta, memeriksa sumber informasi, dan tidak langsung mempercayai segala informasi yang diterima dari media sosial atau pesan berantai.
Reaksi siswa terhadap materi yang disampaikan sangat positif. Mereka terlihat antusias mengikuti setiap penjelasan dari Bapak Sampoerno dan bertanya-tanya dengan penuh minat.
“Kami merasa sangat terbantu dengan materi ini. Sekarang kami lebih tahu bagaimana cara membedakan antara berita yang benar dan hoax. Terima kasih banyak, Pak Sampoerno!” ujar salah satu siswa.
Dengan penyampaian materi yang informatif dan interaktif, Bapak Sampoerno berhasil memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa-siswa kelas 7 tentang pentingnya demokrasi dan bahaya hoax dalam era digital saat ini. Hal ini diharapkan dapat membantu mereka menjadi masyarakat yang cerdas dan kritis dalam mengonsumsi informasi.

Halalbihalal SMP N 2 Salatiga: Momentum Kembali Bersilaturahmi dan Mempererat Tali Persaudaraan

Halalbihalal SMP N 2 Salatiga: Momentum Kembali Bersilaturahmi dan Mempererat Tali Persaudaraan
Salatiga, 20 April 2024 – Setelah menjalani rangkaian libur panjang Idulfitri, SMP Negeri 2 Salatiga kembali memeriahkan suasana dengan gelaran acara Halalbihalal.
Acara ini diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Salatiga, Ibu Mudjiati, M.pd., yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Beliau menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi dan memelihara hubungan baik antar sesama anggota sekolah.

Guru SMP 2 Salatiga Mengikuti Sesi Belajar Bareng Bersama Mr. Klik, Duta Teknologi Kemdikbudristek

Guru SMP 2 Salatiga Mengikuti Sesi Belajar Bareng Bersama Mr. Klik, Duta Teknologi Kemdikbudristek
Salatiga, 27 November 2023 – Guru-guru SMP 2 Salatiga memperoleh pengalaman berharga dalam pengembangan kompetensi teknologi mereka melalui kegiatan belajar bareng yang diadakan bersama Mr. Klik (Kelik Yan Pradana), Duta Teknologi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Acara ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk terus meningkatkan kualifikasi tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi yang pesat.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah pengenalan dan pemahaman mendalam terhadap aplikasi inovatif bernama “Lumi.”
Aplikasi Lumi, yang diperkenalkan oleh Mr. Klik, merupakan salah satu inovasi terkini yang mendukung pembelajaran interaktif.

SMP Negeri 2 Salatiga Gelar Diklat Penguatan Kompetensi Literasi dan Numerasi untuk Penyusunan Instrumen Kurikulum Merdeka

SMP Negeri 2 Salatiga Gelar Diklat Penguatan Kompetensi Literasi dan Numerasi untuk Penyusunan Instrumen Kurikulum Merdeka.
SALATIGA — SMP Negeri 2 Salatiga kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan mutu pendidikan dengan menggelar Diklat Penguatan Kompetensi Literasi dan Numerasi. Kegiatan ini difokuskan pada penyusunan instrumen kurikulum merdeka berbasis optimasi Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Diklat ini diikuti oleh para guru SMP Negeri 2 Salatiga, yang memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam merancang instrumen kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Diklat yang berlangsung selama empat hari ini menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi pendidikan. Para peserta diklat diberikan pemahaman mendalam tentang konsep Kurikulum Merdeka, strategi penguatan literasi dan numerasi, serta penerapan optimalisasi PMM dalam proses pembelajaran.
Sekolah menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai forum penyampaian materi, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi antar guru untuk saling bertukar pengalaman dan ide. “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan kreatif, di mana guru dapat terus mengembangkan diri dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik,” kata Ibu Mudjiati, M.Pd, Kepala SMP N 2 Salatiga.
Para peserta diklat menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, simulasi penyusunan instrumen kurikulum, dan berbagai kegiatan interaktif lainnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk peningkatan kualitas pembelajaran di SMP Negeri 2 Salatiga.

Selamat Hari Guru Nasional

Selamat Hari Guru Nasional
Di bawah langit biru nan cerah,
Hari Guru Nasional tiba dengan senyuman bahagia.
Menghormati mereka yang tulus berbagi ilmu,
Guru pahlawan, penyemai harapan.
Di ruang kelas penuh warna dan suara riang,
Guruku berdiri sebagai pemandu terang.
Dengan ilmu dan kasih, mereka membimbing langkah,
Menuju masa depan yang dipenuhi makna.
Pena hitam di atas buku catatan putih,
Menyuratkan kisah ilmu dan kebijaksanaan.
Guru, penuntun dalam labirin pengetahuan,
Bimbinglah kami, terangi jalur kebenaran.
Pelita ilmu yang menyala di hati,
Menerangi jiwa, menyulut keingintahuan.
Hari Guru Nasional, kita rayakan bersama,
Sinung N. Rachmadi Mbak Noek Muji Yati Waskitho Asmara Adi Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Salatiga Humas Kota Salatiga
Kasih sayang dan terima kasih, tiada putusnya.
Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa,
Menanamkan nilai, membentuk karakter.
Hari ini adalah ungkapan rasa terima kasih,
Untuk guru-guru yang membimbing setapak langkah.
Dalam peluk cinta, dalam tatap penuh arti,
Guru-guru kita, harapan masa depan bangsa.
Di Hari Guru Nasional, kita bersyukur,
Atas dedikasi dan pengabdian, mereka luar biasa.

SMP Negeri 2 Salatiga Gelar Karya P5 : “Datang, Singgah, dan Pulang”

SMP Negeri 2 Salatiga Gelar Karya P5 : “Datang, Singgah, dan Pulang”
Salatiga, 18 November 2023 – SMP Negeri 2 Salatiga sukses menyelenggarakan Gelar Karya Proyek Penguatan Pelajar Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Bhineka Tunggal Ika: Singgah, Datang, dan Pulang” pada hari Sabtu, 18 November 2023.
Gelar Karya Proyek ini merupakan rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penghayatan siswa terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Dengan tema “Bhineka Tunggal Ika: Singgah, Datang, dan Pulang”, kegiatan ini menekankan pentingnya keragaman dan persatuan dalam membangun karakter Profil Pelajar Pancasila.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Salatiga, Ibu Mudjiati, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa dalam kegiatan ini. “Gelar Karya Proyek ini merupakan wujud nyata dari upaya sekolah untuk membentuk siswa menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kecintaan terhadap Bhineka Tunggal Ika,” ujar Ibu Mudjiati, M.Pd.
Peserta Karya Proyek terdiri atas kelas VII dan VIII, yang bekerja dalam kelompok untuk mengeksplorasi aspek-aspek Pancasila yang relevan dengan tema “Singgah, Datang, dan Pulang”. Setiap kelompok menampilkan hasil karyanya dalam bentuk presentasi, karya seni, dan karya tulis yang mencerminkan pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Pancasila. Kelas VII fokus pada materi arsitektur, wastra nusantara, dan kuliner, sedangkan kelas VIII fokus materi kelahiran, kematian, dan kuliner.
Gelar Karya Proyek ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat siswa, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang berkelanjutan di SMP Negeri 2 Salatiga. Dengan keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan siswa dapat lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berkepribadian luhur.

SMP 2 Salatiga Menyuarakan Perlawanan terhadap Bullying melalui Karnaval

SMP 2 Salatiga Menyuarakan Perlawanan terhadap Bullying melalui Karnaval “Stand Up Speak Up”
Salatiga, 11 November 2023 – SMP 2 Salatiga mengambil langkah berani dalam menyuarakan perlawanan terhadap bullying dengan mengikuti Karnaval Antibullying yang diadakan di Kota Salatiga. Karnaval yang melibatkan 307 peserta ini menyajikan berbagai elemen kreatif seperti carnival, cosplay, payung antibullying, HP negroza, TV negroza, Keranda, Makam, Penjara, Penari, dan penampilan Drumband Gita Sita Pradipta.
Dengan semangat yang tinggi, siswa-siswa SMP 2 Salatiga tampil dalam berbagai kostum kreatif yang mencerminkan keberagaman dan sikap anti-bullying. Karnaval ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kreativitas, tetapi juga untuk menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menghentikan perilaku bullying di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Salah satu elemen menarik dari karnaval ini adalah penggunaan payung antibullying yang dihiasi dengan pesan-pesan positif dan semangat. Selain itu, penggunaan teknologi seperti HP negroza dan TV negroza digunakan untuk menyajikan pesan anti-bullying secara lebih luas kepada masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada pesan positif, karnaval ini juga menampilkan elemen dramatis dengan hadirnya parade keranda dan makam sebagai simbol kematian bagi prilaku bullying. Penari-penari yang mengikuti karnaval ini menghadirkan gerakan-gerakan yang mengekspresikan kebebasan dan keberanian untuk melawan bullying.
Drumband Gita Sita Pradipta menambahkan semangat dengan penampilan mereka yang energik, memberikan ketukan-ketukan drum yang memantik semangat perlawanan terhadap bullying. Peserta karnaval turut hadir memberikan sambutan positif terhadap upaya SMP 2 Salatiga dalam mengkampanyekan anti-bullying.
Kepala Sekolah SMP 2 Salatiga, Ibu Mudjiati, M.Pd., menyatakan, “Kami bangga dapat menjadi bagian dari Karnaval Antibullying ini. Melalui kreativitas dan semangat peserta, kami berharap pesan anti-bullying dapat sampai kepada lebih banyak orang dan menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung untuk setiap individu.”
Karnaval Antibullying ini bukan hanya sekadar acara hiburan, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari komitmen SMP 2 Salatiga dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan bebas dari bullying. Semoga acara ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk turut serta dalam menggalang perlawanan terhadap bullying di kalangan pelajar.

Literasi

LiterasiKata “literasi” berasal dari bahasa Latin “litteratus,” yang mengacu pada seseorang yang berpendidikan atau berpengetahuan. Kata ini berkembang lebih lanjut dalam bahasa Latin sebagai “literacia,” yang berarti keadaan memiliki pengetahuan atau pendidikan. Dalam bahasa Inggris, kata “literacy” pertama kali muncul pada abad ke-19 dan digunakan untuk mengacu pada kemampuan membaca dan menulis.
Konsep literasi telah berkembang dari sekadar kemampuan membaca dan menulis menjadi istilah yang lebih luas, yang mencakup pemahaman dan penggunaan berbagai jenis bahasa tertulis, serta kemampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat yang semakin terhubung secara digital. Konsep literasi juga telah diperluas untuk mencakup literasi media, literasi digital, dan literasi numerik, yang semuanya mencerminkan kemampuan individu untuk memahami dan berinteraksi dengan berbagai jenis informasi dan media.

PMO Sekolah Penggerak Temukan Akar Masalah dan Tingkatkan Pembelajaran Literasi, Numerasi, dan Karakter di Sekolah

PMO Sekolah Penggerak Temukan Akar Masalah dan Tingkatkan Pembelajaran Literasi, Numerasi, dan Karakter di Sekolah
Program Sekolah Penggerak terus berkembang dengan upaya keras untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Salah satu elemen kunci dari inisiatif ini adalah Pokja Manajemen Operasional (PMO), yang bertujuan untuk menemukan akar masalah pendidikan dan memperkuat pembelajaran dalam tiga aspek utama: literasi, numerasi, dan karakter.
PMO adalah tim yang terdiri dari para ahli, guru, dan staf sekolah yang bekerja sama untuk mengevaluasi, menganalisis, dan memecahkan masalah yang mungkin menghambat kemajuan pendidikan di sekolah. Tim PMO ini berfokus pada meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memahami aspek-aspek yang perlu diperbaiki.
Dalam sebuah pernyataan, Kepala Sekolah SMP N 2 Salatiga , menjelaskan, “Kami percaya bahwa dengan mengidentifikasi akar masalah dan dengan kerja keras untuk memperbaiki kualitas pembelajaran, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi siswa kita. Ini adalah upaya bersama yang melibatkan guru, siswa, orang tua, dan seluruh komunitas sekolah.”

Pemilihan OSIS SMP 2 Salatiga 2023: Demokrasi Membentuk Pemimpin Masa Depan

Pemilihan OSIS SMP 2 Salatiga 2023: Demokrasi Membentuk Pemimpin Masa Depan

Salatiga, 25 Oktober 2023 – Pemilihan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMP 2 Salatiga tahun 2023 telah sukses digelar secara online, memungkinkan siswa untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi secara digital.
Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Salatiga mengadopsi sistem pemilihan online yang memungkinkan siswa memilih perwakilan OSIS mereka secara virtual. Pemilihan ini berlangsung tanggal 25 Oktober 2023. Seluruh siswa dan guru memiliki akses ke platform pemilihan online dan dapat memilih calon mereka.
Proses pemilihan ini merupakan contoh nyata bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendukung demokrasi di tingkat sekolah. Ini juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam hal pengembangan kepemimpinan, kampanye, dan partisipasi aktif dalam proses demokratis.
Pemilihan OSIS SMP 2 Salatiga 2023 adalah tonggak penting dalam perjalanan demokrasi di sekolah ini. Diharapkan bahwa pemimpin terpilih akan menjalankan visi mereka untuk meningkatkan kehidupan siswa dan mengambil langkah-langkah positif untuk masa depan sekolah yang lebih baik.
Sinung N. Rachmadi Mbak Noek Muji Yati Waskitho Asmara Adi Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Salatiga Humas Kota Salatiga

Orasi Kandidat Ketua OSIS SMP N 2 Salatiga dengan Tema “Memberdayakan Siswa untuk Menciptakan Perubahan Positif di Sekolah”

Orasi Kandidat Ketua OSIS SMP N 2 Salatiga dengan Tema “Memberdayakan Siswa untuk Menciptakan Perubahan Positif di Sekolah”
Salatiga, 23 Oktober 2023 – Pagi ini, suasana di SMP Negeri 2 Salatiga sangat semarak dengan adanya orasi kandidat calon Ketua OSIS. Dengan tema yang menarik, “Memberdayakan Siswa untuk Menciptakan Perubahan Positif di Sekolah,” keempat kandidat Ketua OSIS: Nindi, Ali, Ellis, dan Caleb, berbicara dengan penuh semangat tentang visi dan misi mereka untuk sekolah ini.
Setiap kandidat menunjukkan komitmen mereka untuk memberdayakan siswa dalam menciptakan perubahan positif di sekolah. Semua peserta didik dan guru hadir sangat antusias mendengarkan orasi kandidat. Pemilihan Ketua OSIS yang akan datang akan menjadi momen penting dalam perjalanan sekolah ini menuju perubahan yang lebih baik dan siswa-siswa SMP Negeri 2 Salatiga memiliki tugas penting untuk memilih pemimpin yang akan mewakili aspirasi mereka dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah.
Pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Salatiga akan dilakukan Rabu, 25 Oktober 2023 dan kita semua menantikan hasilnya. Semoga calon Ketua OSIS yang terpilih dapat mengubah visi mereka menjadi aksi konkret yang akan membawa perubahan positif yang signifikan bagi sekolah ini.

“Parenting Day: Mendidik Anak di Era Digital bersama AKBP Aryuni Novitasari, M.Psi., M.Si., Psi”

“Parenting Day: Mendidik Anak di Era Digital bersama AKBP Aryuni Novitasari, M.Psi., M.Si., Psi”
Salatiga, 14 Oktober 2023 – Parenting Day yang digelar di SMP N 2 Salatiga pada hari ini berhasil menciptakan sebuah forum inspiratif bagi para orang tua, sekolah, dan komite sekolah dalam mengatasi tantangan mendidik anak di era digital.
Hadir sebagai narasumber AKBP Aryuni Novitasari, M.Psi., M.Si., Psi., (Kapolres Salatiga). Turut hadir Ibu Nunuk Dartini, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Kota Salatiga, dan anggota Komite Sekolah.
Parenting day merupakan wadah penting untuk berdiskusi dan membagikan wawasan terkait pendidikan anak-anak dalam konteks era digital.
Di era digital yang semakin berkembang, para orang tua dan pendidik dihadapkan pada berbagai tantangan dalam mendidik anak-anak mereka. Dengan akses mudah ke perangkat teknologi dan internet, anak-anak memiliki akses ke berbagai informasi, baik yang positif maupun negatif. Oleh karena itu, acara ini dirancang untuk membantu para orang tua dan pendidik memahami cara terbaik untuk mengarahkan anak-anak mereka di dunia digital.
AKBP Aryuni Novitasari, M.Psi., M.Si., Psi, Kapolres Salatiga menyampaikan pentingnya peran orang tua dan pendidik dalam membimbing anak-anak di era digital. Beliau mengatakan, “Orang tua dan pendidik harus memahami teknologi dan bagaimana anak-anak kita menggunakannya. Komunikasi yang terbuka, edukasi, dan pengawasan yang bijak adalah kunci dalam menjaga anak-anak kita tetap aman dan cerdas di dunia digital.”
Ibu Nunuk Dartini, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, juga menyampaikan pandangan serupa. Ia menekankan pentingnya kerjasama antara pihak sekolah, pemerintah, dan keluarga dalam memastikan pendidikan anak-anak tetap relevan dengan tuntutan zaman. “Sekolah dan pemerintah harus memberikan dukungan dan sumber daya yang diperlukan untuk pendidikan digital, sementara orang tua perlu terlibat aktif dalam mendampingi anak-anak mereka.”
Acara ini juga interaktif dan sesi tanya jawab, yang memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman dan strategi yang efektif dalam mendidik anak-anak di era digital.
Hari Parenting ini berfungsi sebagai contoh kolaborasi yang sukses antara berbagai pihak yang peduli akan pendidikan anak-anak di era digital. Acara ini membantu mengingatkan kita semua bahwa mendidik anak-anak adalah tugas bersama, dan dengan pemahaman yang kuat tentang peran teknologi, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah untuk generasi mendatang.

World Walking Day 2023 bersama PJ Wali Kota Salatiga

SMP 2 Salatiga Bergabung dalam World Walking Day 2023 bersama PJ Wali Kota Salatiga

Salatiga, 8 Oktober 2023 – SMP 2 Salatiga, yang dikenal juga dengan sebutan Negroza Prima, bergabung dengan antusias dalam perayaan World Walking Day 2023 bersama Pj. Wali Kota Salatiga Sinung N. Rachmadi. Acara berjalan kaki internasional ini diselenggarakan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup sehat dan aktif.
Dengan semangat yang tinggi dan komitmen untuk hidup sehat, SMP 2 Salatiga (Negroza Prima) telah menunjukkan dukungan mereka terhadap gerakan kesehatan global dengan bergabung dalam World Walking Day 2023. Acara ini tidak hanya mempromosikan pentingnya berjalan kaki, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas dalam komunitas Salatiga untuk mencapai gaya hidup yang lebih sehat dan berenergi.

Mbak Noek Muji Yati Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Salatiga Humas Kota Salatiga